Friday, September 16, 2011

Minggu-minggu awal di Indonesia

Posted by Ly at 9/16/2011 11:21:00 AM 2 Comments Link to this post
Kehidupan saya di Indonesia selama 3 minggu ini bisa dibilang menyenangkan. Gimana tidak, selama 3 minggu ini kami masih tinggal dengan orang tua. Mulai minggu depan kami akan tinggal di rumah kontrakan. Mulai minggu depan juga saya akan tinggal dengan 2 anak untuk pertama kalinya. Kata orang sih agak berat, apalagi saya tidak pakai asisten. Tapi bukan berarti sama sekali nggak bisa, kan? Banyak teman saya yang melakukannya di Jepang sana, membesarkan 2 (atau lebih) anak sendiri tanpa asisten, dan mereka bisa menanganinya.

Btw, rumah kontrakan kami cuma beda beberapa gang dengan rumah orangtua saya...ihihihi =P

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Wednesday, August 3, 2011

Anggota Baru di Keluarga

Posted by Ly at 8/03/2011 11:07:00 AM 2 Comments Link to this post
Repost dari blog saya yang aktif bercerita tentang Bilal&Anas:



Namanya Anas, laki-laki. Lahirnya 3 minggu-an yang lalu di Chiba. Hobinya ngeden, nangis dengan nada yang nyayangin, dan bikin ekspresi2 lucu di wajahnya. Kalau ditanya mirip siapa, yang pasti Anas nggak terlalu mirip mama maupun mas Bilal. Tapi, dibandingkan dengan papa, Anas lebih mirip dengan yangkungnya, papanya papa. Ternyata anak laki-laki nggak harus mirip dengan ibunya yah..

Semua di rumah ini sayang sama Anas. Bahkan kakaknya yang katanya seharusnya cemburu dengan kehadiran "saingan" di rumah, pun nggak kalah sayang sama Anas. Sang adik diciumi, disayangi, dielusi, dipinjami mainan, bahkan disuruh jadi penunggang kuda di punggung sang kakak. Kalau sudah begini, sang kakak terlihat sangat lucu, bikin mama makin gemes.

..dan Mama tetap jadi yang paling cantik lagi dirumah..^_^

Thursday, July 7, 2011

Si Dedek (di perut) Mencari Jalan Keluar?

Posted by Ly at 7/07/2011 11:20:00 AM 4 Comments Link to this post
Bangun tidur, ku terus difoto Mama...
Ehehehehe, judul yang aneh yah. Itu kata si Papah, gara2nya si dedek di perut ini super aktif!! Lebih aktif daripada kakaknya waktu masih di perut saya. Karena seringnya saya meng "aww" kegelian setiap adek bergerak lincah, Papa nyeletuk, "Nyari jalan keluar kali", langsung deh saya ngakak.

Sebenarnya sudah sejak hampir 2 minggu yang lalu, saya sudah bukaan 1, wow cepet juga yah, pikir saya waktu itu, Lalu seminggu setelahnya, kata dokter bahkan sudah bukaan 3. Waktu saya tanya dokter, "kira-kira kapan yah dok, kalau sudah bukaan 3?" Dijawabnya, "hmm, belum pasti yah, kalau nggak ada kontraksi ya belum tahu". Anehnya setelah keluar dari ruang periksa, saya langsung merasakan kontraksi. Masih lemah, tapi cukup sering. Bahkan si Papa sampai agak panik setelah saya SMS saat itu juga. Malamnya saya tunggu kontraksinya menguat, tapi ternyata besoknya malah hilang! Padahal saat hamil Bilal, saya masuk RS saat bukaan 3, dan malamnya sudah lahiran. Eh sekarang malah, 6 hari setelah tahu bukaan 3, saya alhamdulillah masih dirumah, belum bersiap2 melahirkan di RS (walaupun tas menginap sudah saya persiapkan sejak lama). Bahkan weekend kemarin sempat ikut adik-adik ipar jalan2. Ternyata memang setiap anak berbeda yah, dan perbedaannya itu terasa sejak dalam kandungan, bukan hanya setelah karakter mereka terlihat..

Yang saya sesalkan saat ini adalah, saya nggak bisa ikutan teman2 mempersiapkan acara-acara yang akan berlangsung menjelang ramadhan ini ToT. Ya acara milad Fahima tanggal 10 besok, ya acara akhir bulan ini...ToT. Ngerti sih, teman2 baiik banget, nggak mau merepotkan saya yang lagi hamil buesar dan sibuk packing. Oh, silaturahim dan persaudaraan ini yang pasti akan saya rindukan di Indonesia nanti..ToT..

Saturday, July 2, 2011

決まったんだ

Posted by Ly at 7/02/2011 01:57:00 PM 6 Comments Link to this post
Insha Allah 今年の8月に。。
インドネシアにback for good。。

*bahasa campur2 yang aneh..=P*

Gempa & Tsunami Jepang, 11 Maret 2011, bagian 3: Hari ke-2, Pantauan dari Layar TV

Posted by Ly at 7/02/2011 01:47:00 PM 0 Comments Link to this post
Sebenarnya draft ini sudah saya buat sejak lama, tapi baru saya terbitkan sekarang. Mungkain agak basi, tapi daripada cuma jadi draft saja, jadi sekalian saya terbitkan saja..

*******************

Esok harinya, saya terbangun pagi, langsung disambut TV yang masih menyala. Ya, mungkin saya masih agak trauma kalau TV dimatikan, takut ketinggalan berita penting. Seperti dugaan saya, tidur malam itu tak senyenyak tidur pada malam-malam lainnya. Malam itu, beberapa kali saya terbangun lantaran gempa-gempa susulan yang masih terus berlanjut. Mulai dari yang kecil-kecil, hingga yang besar. 

Kini TV tak hanya melaporkan gempa yang telah terjadi, tapi juga memberitakan peringatan gempa. Malam itu saya sempat mendengar bunyi alarm dari TV, lalu disusul peringatan yang berbuyi, "peringatan gempa besar. Akan terjadi gempa berkekuatan besar di daerah ......". Karena hal seperti ini baru saya alami, kontan saya lebih waspada. Tapi alhamdulillah, gempa sebesar hari sebelumnya tidak datang lagi. "kayaknya mesinnya agak rusak, jadi dia nggak pasti gempa yang mau datang itu besar atau kecil," kata Papa.

Pagi itu berita dari daerah-daerah yang terkena tsunami sudah disiarkan lebih lengkap di berbagai saluran TV. Propinsi Fukushima, Miyagi, Iwate, khususnya daerah Minami Sanriku, Rikuzen Takata, dan beberapa daerah lain mengalami kerusakan parah. Pemandangan di TV menunjukkan gambar-gambar yang tak jauh berbeda dengan Sumatra pasca Tsunami. Bongkahan-bongkahan kayu berserakan tak beraturan. Mobil-mobil terseret ke satu arah. Kapal berdiri tegak diatas sebuah gedung yang agak rendah. Lantai 2 sebuah rumah kini berada di lantai satu, dengan keadaan tidak sempurna, tentunya. Semua jalan tertutup sampah, sampah sarat kenangan bagi para korban. 

Selain gempa dan Tsunami, ada satu hal lagi yang membuat masyarakat Jepang berdebar-debar kalau menonton TV: kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima yang terletak di pinggir laut akibat tsunami. Bukan sekedar kekurangan tenaga listrik yang dikhawatirkan, tetapi kebocoran radiasi nuklir yang muncul setelahnya. Dalam sejarah, ada dua tragedi yang disebabkan oleh kerusakan PLTN, yaitu tragedi chernobyl di Ukraina pada tahun 1986 dan tragedi Three Mile di Pulau Three Mile, Amerika pada tahun 1979

Masya Allah, Allah hanya menggerakkan sedikit saja lempeng di lautan, tapi akibatnya begitu besar bagi manusia. Hanya Allah yang tahu, mengapa hal ini terjadi. Mungkin Dia ingin menunjukkan kekuasannya pada masyarakat Jepang. Mungkin setelah ini Jepang akan mendapat hidayah untuk masuk Islam? wallahu alam bisshowab

Thursday, May 26, 2011

Untukku, untuk Indonesiaku

Posted by Ly at 5/26/2011 12:15:00 PM 5 Comments Link to this post
Bilal & Papa @ Doraemon's Scientific Future Museum, Odaiba, Tokyo. 02Aug2010
Meskipun belum tahu kapan, tapi saya sudah membayangkan tinggal di Indonesia, menjalani real life. Ya, menurut saya tinggal di Indonesia adalah real life bagi kami, karena suatu saat nanti kami akan pulang ke tanah air for good, untuk selamanya.

Yang menjadi pikiran saya akhir2 ini adalah, kami harus "melakukan" sesuatu di Indonesia nanti, untuk Indonesia.  Idealnya sih ingin membangun perusahaan agar bisa mempekerjakan orang, membuka lapangan pekerjaan. Tapi, kalau pulang langsung buat perusahaan, rasaya agak berat, belum ada ilmunya, apalagi dananya =P. Jadi mungkin nanti mau usaha kecil-kecilan, sambil belajar kecil-kecilan dengan harapan, yang saya pelajari itu nanti  akhirnya bisa mendidik orang dengan ilmu saya itu.

Banyak yang bilang, kenapa saya tidak buka kursus bahasa Jepang saja, nanti. Toh saya lulusan sastra Jepang, plus pernah praktik bahasa Jepang di negara asalnya selama beberapa tahun. Tapi saya pikir, sudah banyak kursus2 bahasa bertebaran di Indonesia, sudah banyak juga yang bisa bahasa Jepang. Kalau saya asal buka kursus saja, nanti takutnya hanya akan jadi kursus ecek-ecek yang setengah-setengah dalam membagi ilmunya. Jadi kalau mau buka kursus, pengennya sih kurikulumnya nggak biasa, alias luar biasa *hayyah*.

Kepikiran juga untuk nerjemahin buku bahasa Jepang. Terus terang saya ada "dendam" berkaitan dengan ini. Dulu waktu masih kuliah, pernah ikut ujian menerjemahkan komik di salah satu penerbitan yang cukup ternama di Indonesia. Dua kali saya ikut tes, dua kali juga saya gagal. Yang pertama katanya terjemahan saya terlalu literal, sedangkan yang kedua katanya terlalu bebas. Hihihi, jadi sampai sekarang saya masih penasaran ingin membalaskan "dendam", alias ingin lulus di ujian penerjemahan komik di perusahaan itu. Tapi rencana ini belum benar-benar ingin saya laksanakan untuk saat ini.

Beberapa teman bilang, bahwa sekarang yang sedang boom di Indonesia adalah bisnis online. Jualan barang-barang secara online. Bahkan beberapa teman dekat saya ada yang sedang usaha ini. Yang dijualnya macem2, mulai dari perlengkapan anak, perlengkapan muslim, sampai asesoris-asesoris. Terus terang, saya ingin lebih dari itu, tidak hanyak sekedar berjualan, mengambil barang dari penyalur lalu menjualnya ke konsumen. Saya ingin mempelajari sesuatu hingga mahir dan ahli, lalu menjualnya. Nah, ada beberapa yang terpikirkan:
  1. Kerajinan Flanel. Duluuuu pernah suka, bahkan bahan-bahannya masih ada, tapi belum tersentuh ! (sedang dalam tahap penyentuhan...=P)
  2. Crocheting. Kalau yang ini, cuma karena dirumah ada beberapa buku yang saya beli untuk mama, tiba-tiba ingin coba, tapi ternyata tidak mudah..jadi sepertinya pass dulu.
  3. Membuat tas. Entah kenapa saya suka lihat tas, untung uang saya nggak berlebih, coba iya, bisa sering beli tas deh saya. Nah, pengen buat tas dengan desain saya sendiri deh..
  4. Patchworking. Tertarik ini gara-garanya nanti pengen bikin karpet sendiri untuk anak-anak. Hmm, ngumpulin bukunya dulu aja kaliyah..
Eh? kenapa nggak balik kerja kantoran aja? Mungkin ada yang berpikiran seperti itu. Dulu juga sebelum menikah saya pernah kerja kantoran selama 3 bulan (ngisi waktu sambil nunggu hari H pernikahan..ehehehe). Tapi sepertinya untuk sementara ini belum ada pikiran untuk kembali ke kantor. Ceritanya nggak mau ngelewatin milestones anak-anak saya, ehehehehe.

Begitulah sekilas brainstorming hari ini. Semoga nggak hanya jadi rencana. Semoga bisa terrealisasi. Semoga bisa berguna buat Indonesia q(^o^)p
 

Stasiun Kenangan Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez